Polisi Bersama Masyarakat, Korsabhara Baharkam Polri Siagakan Personel dan Satwa Hadapi Bencana 2026

TNI/POLRI25 Dilihat

Suaraindonesia

DEPOK – Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri menyiagakan ratusan personel, peralatan khusus, kendaraan operasional, hingga satwa untuk mengantisipasi potensi bencana alam menjelang akhir 2026, khususnya banjir dan tanah longsor.

Kesiapan tersebut ditunjukkan melalui Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Alam Tahun 2026 di Lapangan Apel Mako Korsabhara Baharkam Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026). Apel dipimpin Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Jossy Kusumo, S.H., M.Han., untuk memastikan kesiapan personel sekaligus mengecek kelayakan sarana dan prasarana penanganan bencana.

Sebanyak 305 personel gabungan disiagakan dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 260 personel Korsabhara Baharkam Polri, 15 personel Basarnas, 15 personel Pemadam Kebakaran, dan 15 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat dari instansi terkait, di antaranya Deputi Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok Rahman Pujianto, Kepala UPT Damkar dan Penyelamatan Cimanggis Tajuddin, serta perwakilan Dinas Kesehatan Kota Depok dan BPBD DKI Jakarta.

Selain personel, Korsabhara menyiapkan sejumlah sarana pendukung untuk menghadapi berbagai kondisi di lokasi bencana. Peralatan tersebut meliputi anjing pelacak K-9 khusus pencarian dan pertolongan (SAR) untuk membantu menemukan korban tertimbun, serta satwa Kuda Turangga yang dapat digunakan untuk patroli dan distribusi logistik di medan berat maupun wilayah terisolasi.

Korsabhara juga menyiagakan kendaraan Rantis Karhutla, Rantis SAR dan Rescue Carrier, perahu karet untuk evakuasi banjir, serta Rantis Randurlap dan Watergen untuk mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana.

Dalam arahannya, Jossy menekankan pentingnya meningkatkan patroli di wilayah rawan bencana serta memberikan edukasi mitigasi kepada masyarakat. Ia juga menginstruksikan agar setiap tindakan penanganan dan evakuasi korban dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan serta berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP).

Sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, Jossy mengajak seluruh jajaran untuk membangun komunikasi dan kepedulian bersama masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

“Polisi bersama masyarakat, bersama kita hadapi bencana, bersama kita selamatkan sesama,” tegas Jossy.

Melalui kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas instansi, Korsabhara Baharkam Polri berupaya mendukung upaya penanggulangan bencana dan membantu melindungi masyarakat di wilayah terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *