KESELAMATAN DAN MASA DEPAN MASYARAKAT MOSKONA BINTUNI HARUS MENJADI PRIORITAS BERSAMA.

DAERAH17 Dilihat

Bintuni-Apresiasi kuat disampaikan masyarakat adat Moskona kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni yang dinilai menjadi garda terdepan dalam merespons kondisi masyarakat, khususnya para pengungsi di wilayah Moskona.

Melihat persoalan pengungsi masyarakat Moskona Utara dan Moskona Utara Jauh, menurutnya sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni memfasilitasi pertemuan atau forum mediasi yang mempertemukan masyarakat pengungsi, pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh adat, tokoh agama, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Keinginan masyarakat untuk kembali ke kampung halaman tentu harus dihormati. Namun, yang tidak kalah penting adalah memastikan bahwa ketika masyarakat kembali, mereka benar-benar mendapatkan jaminan keamanan dan dapat menjalani kehidupan dengan tenang.

Jika salah satu tuntutan yang disampaikan adalah penarikan TNI, maka hal tersebut perlu dibicarakan bersama secara terbuka. Pertanyaannya, apabila TNI ditarik, bagaimana mekanisme keamanan yang akan diterapkan untuk melindungi masyarakat dari kemungkinan ancaman KKB?

Sebaliknya, apabila aparat keamanan tetap berada di wilayah tersebut, perlu pula dibicarakan bagaimana pola pengamanan yang dapat membuat masyarakat merasa aman dan terlindungi.

Karena itu, persoalan ini jangan hanya dilihat dari satu sisi. Semua pihak perlu duduk satu meja, mendengarkan langsung keluhan, harapan, dan kekhawatiran masyarakat, kemudian bersama-sama mencari solusi terbaik.

Tujuan akhirnya bukan siapa yang menang atau siapa yang kalah. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat Moskona dapat kembali ke kampung halaman dengan aman, beribadah dengan tenang, anak-anak dapat kembali bersekolah, pelayanan pemerintahan berjalan, dan kehidupan masyarakat kembali normal.

Mari kita utamakan dialog, bukan saling menyalahkan. Pemerintah, masyarakat, TNI, Polri, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh pihak terkait perlu duduk bersama untuk mencari jalan keluar yang terbaik.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *