Festival Anak Sholeh Indonesia (FASE) 2026 Membangun Generasi Qur’ani Menuju Manokwari Berkah dan Bermartabat

Uncategorized8 Dilihat

Redaksi: Rahman Permata

MANOKWARI, PAPUA BARAT — Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) 2026 tingkat Kabupaten Manokwari menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kemampuan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Kegiatan yang digelar di Masjid Ridwanul Bahri (Masjid Fasharkam), Sanggeng, ini menjaring bibit-bibit unggul generasi Qurani yang dipersiapkan untuk berkompetisi di tingkat provinsi hingga nasional.

Ketua Panitia FASI 2026, Wira Bakti Manggala Putra, mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari, bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Manokwari.

“Festival Anak Saleh Indonesia tingkat Kabupaten Manokwari ini diselenggarakan oleh DPD BKPRMI Kabupaten Manokwari. Kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi dengan pemerintah daerah sehingga dapat terlaksana,” ujar Wira kepada media. Minggu, (27/9/2026)

Ia menjelaskan, FASI 2026 melibatkan 21 Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang tersebar di wilayah Kabupaten Manokwari. Peserta datang dari berbagai wilayah, mulai dari kawasan perkotaan hingga Distrik Sidey yang menjadi salah satu daerah terjauh.

“Jumlah peserta yang mengikuti seluruh cabang perlombaan sebanyak 187 orang. Mereka berkompetisi dalam enam cabang perlombaan,” katanya.

Peserta berasal dari kelompok Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA). Berbagai cabang lomba disiapkan untuk menguji kemampuan peserta, mulai dari azan, ceramah, tartil Al-Qur’an, cerdas cermat, tilawah, kaligrafi hingga tahfiz Al-Qur’an.

Menurut Wira, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan dan penjaringan bakat anak-anak Muslim di Manokwari. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berada pada rentang usia 7 hingga 15 tahun.

“Tujuan kegiatan ini adalah memfasilitasi dan menjaring bakat anak-anak, mulai dari usia 7 sampai 15 tahun, agar kita bisa menemukan bibit-bibit baru generasi Qurani di Manokwari,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan FASI dilakukan secara berjenjang. Para peserta yang meraih juara pada tingkat kabupaten akan dipersiapkan untuk mewakili Manokwari dalam FASI tingkat Provinsi Papua Barat.

Pelaksanaan FASI tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober 2026 di Manokwari. Ajang tersebut akan mempertemukan perwakilan dari sejumlah kabupaten di Provinsi Papua Barat.

Selanjutnya, para juara tingkat provinsi akan berkesempatan mewakili daerah pada kompetisi tingkat nasional pada tahun berikutnya.

Wira berharap, melalui FASI 2026, Kabupaten Manokwari memiliki lebih banyak anak berprestasi yang siap bersaing di berbagai ajang keagamaan, baik tingkat provinsi maupun nasional.

“Harapannya, anak-anak yang memiliki bakat ini tidak hanya membawa nama BKPRMI, tetapi juga bisa mewakili Kabupaten Manokwari dalam berbagai perlombaan di tingkat provinsi dan nasional,” pungkasnya.

Penyelenggaraan FASI 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat pembinaan generasi muda Islam sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *