Presiden Prabowo Lantik Kapolri Baru: Usung Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’

DAERAH, TNI/POLRI37 Dilihat

Redaksi: Si

Jakarta– Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) baru pada hari Kamis, 1 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta.

Komjen Suyudi menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang diberhentikan terhormat dan dialihkan tugasnya menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Berikut adalah poin-poin penting terkait pergantian Kapolri baru:

• Persetujuan Cepat DPR RI: Sebelum dilantik siang hari, DPR RI terlebih dahulu menggelar Rapat Paripurna pada pagi harinya untuk mengesahkan Komjen Suyudi sebagai calon tunggal setelah melewati proses fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) di Komisi III DPR RI yang berlangsung lancar.

Pergantian ini merupakan bagian dari perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih ketujuh yang dilakukan oleh Presiden Prabowo guna memperkuat kelancaran program-program prioritas Asta Cita.

• Komitmen Kerja Kapolri Baru: Saat uji kelayakan, Komjen Suyudi, yang sebelumnya menjabat Kepala BNN, menegaskan doktrin kepemimpinan “Polisi Bersama Masyarakat”. Ia berkomitmen memberantas tuntas kasus premanisme, judi online, narkotika, penipuan digital, hingga TPPO. Selain itu, ia juga menyoroti fenomena sosial “no viral, no justice” dan berjanji akan membenahi kultur pelayanan agar kepastian hukum serta transparansi perkara bisa dirasakan langsung tanpa masyarakat harus mencari akses informal ke penyidik(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *