Pastikan Kemantapan Jalur Logistik Serui, Kasubdit Preservasi Wilayah IID Tinjau Progres Rehabilitasi Jembatan Makrowen

DAERAH21 Dilihat

Redaksi: Si

KABUPATEN KEPULAUAN YAPEN — Akselerasi penguatan infrastruktur konektivitas di wilayah Indonesia Timur terus menjadi prioritas utama Kementerian Pekerjaan Umum.

Dalam rangkaian monitoring lapangan berkelanjutan, Kasubdit Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah IID Direktorat Jenderal Bina Marga meninjau langsung pelaksanaan fisik Paket Preservasi Pulau Serui di Provinsi Papua.

Fokus utama peninjauan pada Kunjungan Kerja (Kunker) Part II ini diarahkan pada Output Rehabilitasi Jembatan Makrowen yang terletak di KM 55+200 / STA 34+900. Infrastruktur ini berada pada Ruas Jalan Menawi–Saubeba–Yobi, sebuah jalur vital yang menghubungkan distrik-distrik strategis serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Peninjauan spesifik di KM 55+200 dilakukan secara komprehensif guna mengevaluasi ketepatan mutu struktur, kesesuaian progres fisik di lapangan, serta memastikan implementasi metode rehabilitasi berjalan optimal sesuai dengan spesifikasi teknis jembatan nasional. Langkah penanganan ini diambil untuk mengembalikan performa struktural jembatan secara maksimal guna menjamin keamanan kendaraan logistik maupun mobilitas harian warga sekitar.

Melalui komitmen penuh dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Papua–Papua Pegunungan bersama Satker PJN terkait, Paket Preservasi Pulau Serui ini diharapkan mampu meminimalisasi risiko gangguan aksesibilitas dan mempertahankan kemantapan jalan nasional di Pulau Serui secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *