Redaksi: Rahman Permata
Manokwari – Pembangunan Terminal Penumpang Baru Menjadi prioritas utama dalam tahap pengembangan terkini untuk menampung kapasitas penumpang yang lebih besar.
Rencana pembangunan terminal baru Bandar Udara Rendani Manokwari masih terkendala kesiapan lahan.
Saat ini, kawasan bandara telah dipenuhi berbagai fasilitas penunjang, sehingga pembangunan terminal baru membutuhkan penataan dan pembebasan lahan terlebih dahulu.
Kepala Kantor Badan Layanan Umum Unit Penyelenggara Bandar Udara (BLU UPBU) Kelas II Rendani Manokwari, Herman Sujito diruang kerjanya menjelaskan pemerintah Pusat membutuhkan lahan yang siap agar Kementerian Perhubungan dapat mengalokasikan anggaran pembangunan terminal baru.
“Kita saat ini terkendala di lahan yang belum siap. Area di bandara rendani semuanya sudah terisi dengan bangunan fasilitas lainnya selain terminal,kita membutuhkan lahan untuk pembangunan terminal sendiri, apabila lahannya sudah siap, tentunya dari Kementerian Perhubungan sudah akan menyiapkan anggaran untuk pembangunan terminal,” ujarnya kepada wartawan
Herman mengatakan , masyarakat yang terdampak rencana pembangunan mereka bersedia untuk direlokasi. Namun, proses pemindahan harus disertai pemberian hak atau ganti rugi yang layak dan adil kepada warga.
Untuk penambahan Runway bandara rendani menurut kepala bandara
rencana penambahan panjang runway (landasan pacu) Bandara Rendani Manokwari ditargetkan sesuai master plan menjadi 2.500 meter, yang berarti ada penambahan sekitar 200 meter dari ukuran saat ini.
“Kebutuhan Lahan pengembangan ini membutuhkan pembebasan tambahan lahan sekitar 200 meter ke arah kawasan Polisi Tidur 13.
Berikut adalah rincian mengenai perkembangan penambahan runway dan pengembangan Bandara Rendani:
Rencana dan Target Panjang Runway
◦ Target Panjang: Landasan pacu akan diperpanjang menjadi 2.500 meter (penambahan sekitar 200 meter dari panjang eksisting 2.000 meter).
• Fasilitas Tambahan: Penambahan area clearway serta fasilitas pendukung keselamatan penerbangan membutuhkan pembebasan tambahan lahan ke arah kawasan Polisi Tidur 13.
• Progres Saat Ini: Proses penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk pengembangan bandara masih terus berjalan pengerjaan fisik lanjutan sangat bergantung pada kesiapan lahan (R)














