Agus Salim Resmi Dilantik Sebagai Ketua PGRI Woyla Timur Periode 2026-2030, Kartu Anggota Jadi Fokus Utama

Berita256 Dilihat

Aceh Barat, Suaraindinesia.online- Suasana khidmat dan penuh kehangatan mewarnai Pelantikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Woyla Timur periode 2026–2030. Acara yang digelar pada Rabu (30/9/2026) di Aula Kantor Camat Woyla Timur, Kabupaten Aceh Barat tersebut berjalan dengan sukses dan lancar.

​Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pengurus PGRI Kabupaten Aceh Barat, unsur Muspika Kecamatan Woyla Timur, para kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta berbagai elemen masyarakat yang memberikan dukungan penuh terhadap kemajuan sektor pendidikan di wilayah tersebut.

​Kegiatan pelantikan ini dipimpin oleh Safran, S.Pd.I. selaku Ketua Pelaksana. Dalam prosesi pelantikan tersebut, Agus Salim, S.Pd. secara resmi dilantik untuk mengemban amanah sebagai Ketua Umum PGRI Cabang Kecamatan Woyla Timur periode 2026–2030.

​Momen ini menjadi awal pengabdian dan komitmen baru bagi seluruh pengurus dalam memperjuangkan aspirasi para pendidik serta mengakselerasi peningkatan mutu pendidikan di Woyla Timur.

Panitia pelaksana dan pengurus dilantik menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengurus PGRI Kabupaten Aceh Barat yang telah hadir dan memberikan dukungan penuh sehingga prosesi pelantikan berjalan sukses.

​Dalam sambutannya, Ketua PGRI Kabupaten Aceh Barat, Zainal Abidin, S.Pd., M.Si., mengapresiasi kinerja panitia pelaksana di bawah pimpinan Safran, S.Pd.I. yang telah mempersiapkan acara dengan sangat baik, tertib, dan penuh kekeluargaan.

​Selain mengucapkan selamat bertugas kepada jajaran pengurus baru, Zainal Abidin menggarisbawahi pentingnya kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) PGRI bagi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan.

​”KTA bukan sekadar identitas resmi guru, melainkan syarat utama untuk mendapatkan bantuan, perlindungan, dan pendampingan hukum dari organisasi PGRI. Bagi yang belum memiliki KTA, tentu tidak dapat memperoleh fasilitas bantuan hukum tersebut,” tegas Zainal Abidin.

​Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Camat Woyla Timur yang telah memfasilitasi penggunaan Aula Kantor Camat sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan.

​Sementara itu, Ketua Umum PGRI Cabang Kecamatan Woyla Timur yang baru dilantik, Agus Salim, S.Pd., mengimbau seluruh pengurus untuk bekerja secara kompak dan profesional. Ia menetapkan dua target utama jangka pendek dan menengah yakni pada ​100 hari kerja pertama akan menuntaskan pendataan dan persiapan penerbitan KTA PGRI bagi seluruh anggota di bawah koordinasinya. Sementara untuk target tahun 2027, tambahnya, seluruh guru dan tenaga kependidikan di Kecamatan Woyla Timur wajib memiliki KTA PGRI tanpa ada satu pun yang tertinggal.

​Berdasarkan data organisasi, kata Agus Salim, Kecamatan Woyla Timur saat ini menaungi 18 satuan pendidikan terdiri dari 2 TK, 9 SD, 1 MIN, 4 SMP, dan 1 SMA dengan total tenaga pendidik dan kependidikan mencapai sekitar 235 orang.

​”Besar harapan kami agar seluruh guru dan tenaga kependidikan terus mengabdi dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab demi meningkatkan mutu pendidikan. Kami juga berharap kesejahteraan para pendidik makin diperhatikan dan mendapat dukungan yang lebih baik dari pemerintah,” ujar Agus Salim.

​Pada kesempatan yang sama, Camat Woyla Timur, Chairuman, S.E., menegaskan komitmen pihak kecamatan untuk terus berperan aktif dalam pembinaan dan pengawasan sektor pendidikan serta kesehatan sesuai arahan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

​”Kita semua hari ini lahir dari didikan para guru. Guru memegang tanggung jawab yang sangat mulia dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak kita. Mari bekerja dengan keikhlasan dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik,” tutur Chairuman.

Beliau turut mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi antara PGRI, Muspika, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan.

​Rangkaian acara ditutup dengan penyampaian ucapan terima kasih dari panitia kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, maupun bantuan finansial. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, tokoh masyarakat, dan tamu undangan yang hadir.

​Pelantikan ini diharapkan menjadi angin segar untuk memperkuat solidaritas dan profesionalisme guru dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing, sekaligus mencetak sumber daya manusia unggul demi masa depan Woyla Timur yang lebih baik

Pewarta: Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *