Tak Terhenti Masa Pembinaan, Tujuh Anak LPKA Blitar Tetap Berjuang Meraih Pendidikan

Berita11 Dilihat

Blitar  | Suaraindonesia.online Sebanyak tujuh anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Blitar mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 yang berlangsung pada 26–29 Oktober 2026 di SMA YP Kota Blitar. Keikutsertaan ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan anak binaan serta memastikan keberlanjutan proses belajar selama menjalani masa pembinaan.

Kepala LPKA Kelas I Blitar, Jaka Prihatin, menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam proses pembinaan anak. Melalui pelaksanaan TKA, anak binaan diharapkan dapat mengukur kemampuan akademik sekaligus meningkatkan motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.

“Pendidikan merupakan salah satu bekal penting bagi anak binaan untuk menata masa depan. Kami berupaya mendukung agar mereka tetap mendapatkan kesempatan belajar dan mengembangkan potensi diri meskipun sedang menjalani masa pembinaan,” ujar Jaka Prihatin.

Menurutnya, proses pembinaan tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku, tetapi juga mencakup pengembangan pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kepercayaan diri. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan anak binaan agar mampu kembali ke tengah masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Keikutsertaan tujuh anak binaan dalam TKA 2026 diawali dengan pengarahan oleh pejabat LPKA Kelas I Blitar. Pengarahan tersebut menjadi bagian dari persiapan agar para peserta dapat mengikuti evaluasi akademik dengan tertib, lancar, dan penuh semangat.

Melalui kegiatan ini, LPKA Kelas I Blitar berharap anak binaan tetap memiliki motivasi untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita. Kesempatan mengikuti evaluasi akademik juga menjadi dorongan bagi mereka untuk terus meningkatkan kemampuan serta mempersiapkan masa depan.

LPKA Kelas I Blitar berkomitmen untuk terus mendukung pemenuhan hak pendidikan anak binaan sebagai bagian integral dari pembinaan yang berorientasi pada pengembangan diri, pembentukan karakter, dan reintegrasi sosial.

Pendidikan diharapkan menjadi bekal berharga bagi anak binaan untuk memperbaiki diri, membangun harapan baru, serta kembali ke masyarakat dengan optimisme dan masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *