Panitia Mubes II Fajar Timur Resmi Dibentuk, Siap Satukan Seluruh Elemen Masyarakat Adat

Uncategorized14 Dilihat

Redaksi: Rahaman.Permata

NABIRE – Tim Penggerak Musyawarah Besar (Mubes) II Fajar Timur secara resmi membentuk Panitia Musyawarah Besar (Mubes) II Fajar Timur melalui rapat yang digelar di Pantai Tiba Lakukan, Kali Bobo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah,

Pembentukan panitia dilakukan berdasarkan musyawarah dan mufakat dengan memohon penyertaan Allah Tritunggal sebagai pelindung utama, serta berlandaskan Undang-Undang Adat, mekanisme organisasi, dan nilai-nilai persatuan masyarakat Alam Fajar Timur. Keputusan tersebut menjadi dasar resmi pelaksanaan Musyawarah Besar II Fajar Timur.

Dalam rapat tersebut, forum menetapkan susunan panitia inti sebagai berikut:

Ketua: Martinus Nakapa, S.IP.

Wakil Ketua: Hans Kedepa, S.IP.

Sekretaris: Derek Kobepa, S.H.

Wakil Sekretaris: Jeri Kegamedi Kogopa, S.Hi.

Bendahara: Ruben Bunai, S.Pi.

Wakil Bendahara: Nopince Kadepa.

Ketua Panitia terpilih, Martinus Nakapa, S.IP., mengatakan pembentukan panitia merupakan langkah awal untuk menyukseskan Musyawarah Besar II Fajar Timur yang bertujuan memperkuat persatuan masyarakat adat dan seluruh elemen yang berasal dari Distrik Fajar Timur.

“Atas kehendak Tuhan, kami bersama masyarakat Alam Distrik Fajar Timur telah membentuk Panitia Musyawarah Besar II Fajar Timur beserta struktur kepanitiaannya. Dengan ini, Tim Penggerak Mubes II secara resmi melahirkan panitia yang akan bekerja mempersiapkan seluruh tahapan pelaksanaan Mubes,” kata Martinus usai rapat.

Ia menjelaskan, struktur kepanitiaan tidak hanya terdiri atas panitia inti, tetapi juga dibentuk koordinator wilayah (Korwil) yang akan membantu pelaksanaan kegiatan di berbagai daerah, yakni Korwil Timika, Korwil Jayapura, Korwil Luar Papua, Korwil Nabire, dan Korwil Paniai.

Menurut Martinus, Musyawarah Besar II Fajar Timur menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan masyarakat adat, menjaga kedaulatan tanah adat, serta menghimpun seluruh elemen masyarakat dalam membangun Distrik Fajar Timur.

“Mubes ini bertujuan menyatukan seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah, pemuda, dan seluruh komponen masyarakat agar bersama-sama menyikapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di Distrik Fajar Timur,” ujarnya.

Sementara itu, intelektual muda Distrik Fajar Timur, Isak Kedepa, S.H., menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan panitia dan pelaksanaan Musyawarah Besar II Fajar Timur.

Menurutnya, Mubes merupakan agenda penting yang harus mendapat dukungan dari seluruh komponen masyarakat tanpa terkecuali.

“Puji Tuhan panitia sudah terbentuk. Kami kaum intelektual mendukung penuh kegiatan Musyawarah Besar II Fajar Timur. Kami mengajak seluruh pihak, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, pemerintah hingga kaum intelektual untuk bersatu dan memberikan dukungan penuh demi suksesnya Mubes ini,” tegas Isak.

Ia juga berharap panitia segera dilantik sesuai mekanisme yang berlaku agar dapat mulai bekerja secara resmi.

Menurut Isak, pelantikan idealnya dipimpin oleh Kepala Distrik Fajar Timur dengan melibatkan anggota DPRD Kabupaten Paniai utusan Fajar Timur serta para tokoh penting dari berbagai unsur masyarakat.

“Panitia akan segera mengundang seluruh pihak untuk pelantikan. Kami berharap pelantikan dipimpin oleh Kepala Distrik Fajar Timur bersama DPRD utusan Fajar Timur dan tokoh-tokoh masyarakat agar panitia dapat bekerja secara resmi dalam waktu dekat,” tutupnya.(sudirman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *