Kasat Resnarkoba Bungkam, Misteri Mayat Ayub di Sungai Tabir Kian Gelap

Foto : ilustrasi.

Merangin Jambi — Kematian Ayub, warga Tanjung Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, yang ditemukan mengapung dan membusuk di Sungai Tabir pada Selasa malam, 13 Januari 2026, kian memunculkan tanda tanya besar.

Bacaan Lainnya

Terlebih, Kasat Resnarkoba Polres Merangin AKP Rezi Darwis memilih bungkam atas konfirmasi resmi yang disampaikan.

Foto : Tangkapan layar di reels Facebook dugaan penemuan mayat terborgol di Sungai Tabir dengan Kasat Resnarkoba Polres Merangin dalam gambar.

Konfirmasi secara resmi telah dilayangkan kepada Kasat Resnarkoba Polres Merangin terkait keterkaitan korban dengan penangkapan kasus narkoba yang disebut terjadi pada Minggu sore, 11 Januari 2026. Namun hingga berita ini diturunkan, tidak ada satu pun jawaban, klarifikasi, maupun penjelasan resmi yang diberikan.

Padahal, berdasarkan keterangan sejumlah sumber menyebutkan Ayub diduga melarikan diri dengan cara melompat ke Sungai Tabir saat proses penggerebekan berlangsung. Aparat kepolisian disebut sempat berada di sekitar lokasi sungai selama kurang lebih dua jam, namun diduga tidak terlihat adanya upaya pencarian lanjutan atau pelaporan kepada pihak terkait.

Yang semakin menguatkan kecurigaan publik, jenazah Ayub baru ditemukan dua hari kemudian, dalam kondisi tubuh telah membusuk. Sumber juga menyebutkan bahwa saat ditemukan, korban diduga masih dalam kondisi tangan dan kaki terborgol, menimbulkan pertanyaan serius mengenai tanggung jawab pengawasan terhadap orang yang sedang diamankan aparat.

Tidak adanya respons dari Kasat Resnarkoba Polres Merangin atas konfirmasi media justru memperkeruh situasi. Sikap bungkam tersebut dinilai memperkuat dugaan adanya kelalaian serius dalam penanganan kejadian yang berujung pada hilangnya nyawa manusia.

Seharusnya, kalau memang tidak ada yang ditutup-tutupi, dijelaskan secara terbuka, mengingat masalah ini menyangkut nyawa manusia.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Merangin terkait kronologi lengkap, status korban saat kejadian, maupun langkah-langkah yang diambil setelah Ayub diketahui terjun ke sungai.

Suara Indonesia menegaskan akan terus memantau dan memberitakan perkembangan kasus ini.

(Red.)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *