Langkat. Suaraindonesia.online- Setelah dinyatakan lolos dalam Fit and Proper Test (F&PT) calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Langkat yang difasilitasi DPC PDI Perjuangan Langkat beberapa waktu lalu, mantan Ketua DPC Banteng Muda Indonesia Langkat, Junaidi Ginting, resmi menerima mandat sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Stabat periode 2025–2030.
Penyerahan mandat berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Langkat, Jalan Tengku Putra Azis, Sabtu (23/5/2026), dan diserahkan langsung oleh Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, dr.Hj. Meriahtha Sitepu, MKM. MARS disaksikan jajaran pengurus DPD PDI-P Sumut serta DPC PDI-P Langkat.
“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Amanah yang diberikan DPD PDI-P Sumut ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya juga memohon dukungan serta arahan para senior agar Banteng Moncong Putih semakin kuat dan mampu menjadi kekuatan utama di Kecamatan Stabat,” ujar Jun Ginting saat ditemui di Grand Stabat Hotel, Selasa (26/5/2026) petang.
Ia juga menegaskan perjalanan politiknya di tubuh partai bukanlah jalan instan.
“Saya ini lahir dari sayap partai. Hari ini dipercaya naik ke struktur inti partai tentu menjadi tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan kerja nyata,” tegasnya.
Sebagai ibu kota Kabupaten Langkat, Kecamatan Stabat selama ini dikenal sebagai barometer politik di Bumi Bertuah. Bersama Kecamatan Wampu dan Secanggang, wilayah ini masuk dalam Daerah Pemilihan (Dapil) 1, sebuah dapil yang dikenal keras, dinamis, dan penuh pertarungan politik.
Pada Pemilu 2024 lalu, suara PDI Perjuangan di Dapil 1 mengalami penurunan signifikan. Partai hanya mampu meraih 9.726 suara dan mengamankan satu kursi DPRD Langkat melalui Pimanta Ginting dengan raihan 3.909 suara pribadi.
Potensi Besar, Tantangan Lebih Besar
Berdasarkan data 2024, Dapil 1 sebenarnya menyimpan kekuatan elektoral yang sangat besar:
Kecamatan Stabat memiliki luas 108,85 km² dengan 98.684 jiwa penduduk. Jumlah DPT mencapai 54.717 pemilih dengan tingkat partisipasi sekitar 39.863 suara.
Kecamatan Wampu memiliki luas 194,21 km² dengan jumlah penduduk 45.490 jiwa. DPT tercatat 32.132 pemilih dengan partisipasi sekitar 18.985 suara.
Kecamatan Secanggang memiliki luas 231,19 km² dengan populasi 77.822 jiwa. DPT mencapai 54.957 pemilih dengan tingkat partisipasi sekitar 31.552 suara.
Data tersebut memperlihatkan satu fakta penting: Dapil 1 bukan kekurangan potensi suara, melainkan membutuhkan konsolidasi akar rumput, mesin partai yang hidup, serta strategi lapangan yang terukur dan agresif.
Kini tantangan besar berada di pundak kepengurusan baru PAC PDI-P Stabat: mampukah partai berlambang Banteng Moncong Putih itu bangkit dan merebut kembali dominasi politik dengan target dua hingga tiga kursi DPRD pada Pemilu 2029 mendatang?
“Jawabannya bukan pada slogan dan wacana. Jawabannya ada pada kerja nyata, soliditas kader, serta keberanian menghadapi kerasnya pertarungan di dapil yang selama ini dikenal sebagai ‘dapil neraka’,” pungkasnya.
Pewarta: Robby






