MINAHASA SELATAN – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Polres Minahasa Selatan bersama jajaran Polsek melalui patroli rutin pada malam hari.
Kegiatan patroli tersebut merupakan upaya preventif kepolisian untuk mencegah potensi gangguan keamanan, memberikan imbauan kepada masyarakat, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Minahasa Selatan.
Dalam salah satu kegiatan patroli malam, personel kepolisian mendapati sekelompok anak muda dan warga yang sedang mengonsumsi minuman keras (miras). Petugas kemudian berupaya memberikan imbauan agar aktivitas tersebut dihentikan dan warga kembali ke rumah masing-masing demi menjaga ketertiban.
Namun, situasi di lapangan berubah setelah sebuah batu dilaporkan mengenai kaca belakang mobil patroli. Peristiwa tersebut memicu upaya personel untuk mencari pihak yang diduga melakukan pelemparan, hingga berkembang menjadi perselisihan antara anggota patroli dan sejumlah warga.
POLRES MINSEL KEDEPANKAN PENEGAKAN HUKUM DAN EVALUASI INTERNAL
Di tengah dinamika tugas kepolisian di lapangan, profesionalitas dan kemampuan mengendalikan situasi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
Langkah evaluasi terhadap personel yang terlibat dalam insiden tersebut menunjukkan pentingnya mekanisme pengawasan internal untuk memastikan setiap pelaksanaan tugas berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh kapolres, personel tim patroli saat ini sedang menjalani pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran dalam penanganan insiden tersebut.
Apabila ditemukan pelanggaran, penindakan akan dilakukan sesuai ketentuan hukum, disiplin, dan kode etik Polri.
Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa penegakan hukum tidak hanya dilakukan terhadap masyarakat yang diduga melanggar aturan, tetapi juga diterapkan secara konsisten terhadap anggota kepolisian apabila terbukti melakukan pelanggaran.
SATU ORANG DIAMANKAN, SEMBILAN PANAH WAYER DITEMUKAN
Dalam rangkaian peristiwa tersebut, petugas mengamankan satu orang yang diduga melakukan provokasi serta menemukan sembilan buah panah wayer di tempat kejadian perkara (TKP).
Selain itu, seorang anggota patroli dilaporkan mengalami luka pada bagian kaki akibat terkena panah wayer dan saat ini sedang menjalani pengobatan.
Temuan tersebut menjadi bagian dari penanganan yang perlu didalami lebih lanjut guna mengungkap kronologi kejadian, mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, serta memastikan proses hukum berjalan berdasarkan bukti yang sah.
Seluruh pihak tetap memiliki hak atas asas praduga tak bersalah sampai terdapat keputusan hukum yang berkekuatan tetap.
KAPOLRES MINSEL DIHARAPKAN TERUS PERKUAT PROFESIONALITAS ANGGOTA
Di bawah kepemimpinan Kapolres Minahasa Selatan, AKBP David Candra Babega, S.I.K., M.H., upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi bagian penting dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Patroli rutin yang dilaksanakan jajaran Polres dan Polsek merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam mencegah gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada warga.
Di sisi lain, penanganan insiden ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan, pengawasan, dan profesionalitas personel agar setiap tindakan di lapangan senantiasa mengedepankan pendekatan yang terukur, humanis, serta sesuai prosedur.
Transparansi dalam pemeriksaan internal juga diharapkan dapat menjaga kepercayaan publik sekaligus menegaskan bahwa institusi kepolisian memiliki mekanisme untuk mengevaluasi tindakan anggotanya.
KEAMANAN MASYARAKAT MENJADI TANGGUNG JAWAB BERSAMA
Terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif membutuhkan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat. Warga diharapkan tidak melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan orang lain, termasuk pelemparan benda maupun penggunaan senjata berbahaya.
Pada saat yang sama, personel kepolisian dituntut senantiasa bertindak profesional, proporsional, dan menghormati hak-hak masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dengan patroli preventif, penegakan hukum yang adil, serta evaluasi internal yang objektif, diharapkan situasi keamanan di Kabupaten Minahasa Selatan tetap terjaga dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin kuat.
Kehadiran polisi bukan sekadar menjaga keamanan, melainkan juga memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan, kepastian hukum, dan pelayanan yang profesional.(*)







