Dogiyai – Musibah banjir kembali melanda Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, pada Minggu (24/8/2025) dini hari, menerjang 3 distrik dan menyebabkan kerugian material yang tidak sedikit bagi warga setempat.
Intensitas hujan tinggi yang melanda Kabupaten Dogiyai menyebabkan banjir di sejumlah 3 Distrik, seperti Kondisi ini memunculkan desakan dari masyarakat dan berbagai pihak agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah tersebut.
Ketua LSM WGAB (Wadah Generasi Anak Bangsa) Papua Ketua, Yerry Basri Mak, SH, MH,menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Dogiyai , segera memberikan solusi yang nyata terkait permasalahan banjir. “Kami mengharapkan bapak Bupati Dogiyai Yudas Tebai kepada media, Senin 25 Agustus 2025
Pernyataan ini mengacu pada visi dan Misi komitmen yang pernah disampaikan yaitu Pemberdayaan Ekonomi: Mengembangkan ekonomi kerakyatan
Tata Kelola Pemerintahan: Memperkuat dan menata kelembagaan serta tata kelola pemerintahan agar lebih transparan, akuntabel, dan efisien.
Pembangunan Infrastruktur: Meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur wilayah dan dasar sesuai dengan tata ruang yang berwawasan lingkungan , Komitmen tersebut diungkapkan pada Misi dan Visi
Namun, yerry menilai belum ada bukti nyata dari pernyataan tersebut, terutama dalam menangani masalah banjir yang terus berulang setiap musim hujan. tahunan Mudah-mudahan beliau bisa menyelesaikan persoalan ini,” tegas yerry
Banjir yang melanda kabupaten tidak hanya merugikan masyarakat secara ekonomi, tetapi juga mengancam kualitas hidup di daerah tersebut. Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan langkah strategis, seperti peningkatan infrastruktur drainase dan mitigasi bencana, untuk mencegah masalah ini berulang di masa mendatang.imbuhnya(*)





