KABUT ASAP PEKAT MASIH MENYELIMUTI ASMAT DAN SEJUMLAH WILAYAH DI PAPUA SELATAN

 

Redaksi; Si

Papua Selatan_Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Kota Asmat,Mappi,Merauke dan Bovendigoel,Bahkan sejumlah wilayah diluar Papua Selatan hingga hari Rabu, (14/10/2026),

Kualitas udara tercatat berada pada tingkat yang mengkhawatirkan, bahkan masuk kategori Berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Pagi ini, berdasarkan pemantauan Stasiun Klimatologi Kelas I Papua dan data IQAir, konsentrasi partikel halus PM2.5 di Papua , menyentuh angka 514,7 µg/m³ pada pukul 05.00 WIB — jauh melampaui ambang batas aman Angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Papua, tercatat mencapai 492 pada pukul 06.00 WIB, tetap berada di kategori Berbahaya
Pemantauan di beberapa titik kota juga menunjukkan angka yang sangat tinggi.

Selain Asmat kabut asap tebal juga meliputi,
Yahukimo,manokowari,dan sekitarnya.situasi ini sdh masuk kategori Berbahaya,Di
Kabupaten Bovendigoel termasuk Kecamatan Kecamatan Yang ada di Wilayah terdekat di Bovendigoel.

Berdasarkan informasi resmi, sumber kabut asap yang menyelimuti Bovendigoel dan sekitarnya didominasi oleh kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Asmat, Pada Rabu pagi ini, tercatat 891 titik panas (hotspot) di seluruh Papua Selatan, dengan 625 titik di antaranya berada di Asmat, Meski menurun dibanding 1.324 titik pada Selasa (13/10), jumlah tersebut masih cukup tinggi untuk memicu kekhawatiran.

Dinas Kesehatan Asmat telah mengantisipasi lonjakan kasus ISPA . Masyarakat diimbau untuk
Wajib memakai masker saat beraktivitas di luar rumah
Kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita asma/penyakit pernapasan
Perbanyak minum air putih untuk menjaga daya tahan tubuh
Tutup pintu dan jendela rumah agar asap tidak masuk ke dalam
Segera ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami keluhan batuk, sesak napas, atau sakit kepala yang menetap.

BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Papua pada hari ini didominasi cerah berawan dan berasap, Potensi hujan ringan diprediksi turun di wilayah jaya pura,dan Papua Barat Daya. pada siang hingga malam hari, namun belum cukup untuk meredakan kabut asap secara signifikan.

“Kondisi udara saat ini belum membaik secara signifikan. Diperlukan upaya bersama dan bantuan cuaca untuk segera mengakhiri bencana asap ini. Keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar perwakilan BPBD PaPua.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *