Redaksi: Si
NABIRE – Ketua BPI KPNPA RI (Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia) Papua Hardin menyoroti soal adanya Pembangunan proyek Kontruksi infrastruktur jalan yang bersumber dari anggaran Dana Provinsi tahun 2024 yang diduga mangkrak.
Pasalnya, proyek yang tidak selesai dikerjakan alias mangkrak tersebut antara lain pembangunan jalan Kontruksi yang berlokasi di kampung Samabusa Korowa atas tembus Legari Teluk Kimi Kabupaten Nabire
Hal itu disampaikan oleh ketua BPI KPNPA RI Papua Hardin mengatakan, bahwa pentingnya transparansi dan pengawasan yang lebih ketat dalam penggunaan Anggaran Dana Negara
Kami ingin ada keterbukaan dalam setiap proyek, terutama yang dibiayai oleh pemerintah.
Masyarakat seharusnya bisa menikmati infrastruktur ini dalam jangka panjang, bukan hanya sebentar karena kualitas pengerjaannya buruk,” tegas Hardin kepada media. Selasa (3 Maret 2026 ).
Dia berharap proyek yang menggunakan Anggaran Negara dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Namun, kata, Hardin kualitas pengerjaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa jalan tersebut akan rusak dalam waktu singkat.
Dirinya meminta agar pihak pelaksana lebih memperhatikan spesifikasi teknis dan memastikan adanya transparansi dalam pelaksanaan proyek demi keberlanjutan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pantauan media, terlihat proyek pembangunan jalan kategori kontruksi hingga saat ini belum selesai dikerjakan. Yang lebih parahnya untuk ketebalan pun diduga dengan sengaja di kurangi yang seharusnya jalan seharusnya sama ketebalan
Proyek tersebut menelan uang Negara yang cukup lumayan Fantastik akan tetapi terkesan mangkrak dan seakan belum ada manfaat yang signifikan dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Nabire
Hingga Berita ini diterbitkan kepala Kadis Pu Provinsi Papua Tengah tidak merespon terkait konfirmasi wartawan media ini apakah proyek ini APBN Provinsi atau APBD daerah Kabupaten Nabire (*)






