Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah dalam Memfasilitasi Rekonsiliasi Warga Saman dan Aworket. 

 

Redaksi: Rahman Permata

Asmat – Konflik aksi saling serang yang sempat melibatkan warga Kampung Saman dan Kampung Aworket pada Jumat 16 Januari lalu, resmi berakhir damai. Kedua belah pihak bersepakat untuk menghentikan pertikaian setelah menjalani proses mediasi intensif yang difasilitasi oleh jajaran Polres Asmat di Pos Ramil Distrik Safan, Senin (19/01/2026).

Mediasi Dipimpin langsung Oleh Kabag Ops Polres Asmat AKP Okto Adianto Samosir, S.H., dengan menghadirkan tokoh-tokoh kunci dari kedua kampung. Dalam forum tersebut, Kabag Ops mengajak seluruh masyarakat untuk menyikapi masalah dengan kepala dingin.

“Kami berharap permasalahan ini diselesaikan dengan kepala dingin. Kehadiran para tokoh di sini sangat penting agar pertemuan berjalan baik dan kejadian serupa tidak terulang kembali karena sangat mengganggu Kamtibmas serta aktivitas masyarakat di Distrik Safan.

“Kami juga berharap agar konflik tersebut tidak sampai menyasar ke sektor pelayanan publik, masyarakat harus menjamin keamanan Tenaga Pengajar (Guru), Tenaga Medis (Nakes), Tokoh Agama, hingga pedagang”Ujar AKP Okto Samosir.

Kedua kampung mencapai kesepakatan dengan berdamai yang meliputi beberapa Poin-poin kesepakatan :

​1.Kedua pihak sepakat berdamai dengan membayar denda atas kerugian materil akibat aksi saling serang.

2.Masyarakat Saman dan Aworket berjanji tidak akan saling mengganggu dan kembali hidup berdampingan secara harmonis.

​3.Apabila di kemudian hari terjadi pelanggaran kesepakatan, pihak yang memulai konflik siap diproses secara hukum yang berlaku di NKRI.

Setelah Penyelesaian Permasalahan Tersebut Situasi Di Kampung Saman dan Aworket Berangsur-angsur Aman Dan Kondusif.

Penulis : Polres Asmat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *