Proyek Tanpa Papan Nama Diduga Proyek tidak Transparan, Publik Bertanya Proyek ini Siapa Tuannya

 

Redaksi: Rahman.Permata

Keerom Papua – Diduga Proyek siluman tanpa Memasang Papan Nama semakin Marak di Kabupaten Keerom Provinsi Papua , kegiatan ini tidak kemungkinan akan membuka celah terjadinya tindakan Korupsi.

Papan Proyek Adalah hal penting sebagai sarana informasi kepada masyarakat untuk mengetahui jenis kegiatan proyek dana yang besar Milyaran Rupiah nama Kontraktor pelaksana serta tanggal dan waktu pelaksananya yang merupakan implementasi azaz dan transparansi sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam mengawasinya.

Sepertinya yang terjadi proyek pengaspalan jalan raya Arso 7 hingga Arso 9 panjangnya 10 km berada diKabupaten Keerom dengan besaran Anggaran Menggunakan Dana Siluman tersebar di kalangan Publik Pada Sabtu O6/02/2026

Terkait konfirmasi tidak ada papan nama proyek. Besar kemungkinan kalau kontraktor dengan pihak dinas PU dengan bentuk kesepakatan

hal tersebut tidak sesuai dengan amanah undang undang no 14 tahun 2028 tentang keterbukaan informasi publik (KIP), di mana mengatur setiap membangun yang anggaran bersumber dari anggaran negara wajib memasang papan proyek jenis kegiatan

Pekerjaan tidak pakai papan Informasi terindikasi akal Akalan Kontraktor Untuk mengelabuhi Masyarakat agar tidak termonitor besarnya anggaran tersebut

Proyek bisa dihentikan oleh warga atau disidak oleh pihak berwenang karena dianggap ilegal.

Saat tim media dan LSM menulusuri dan berada dilokasih sehingga tidak bisa memantau proses pekerjaan proyek ini bersumber dananya dari mana

Semestinya pihak pemborong rekanan memasang papan nama proyek pekerjaan yang sedang dikerjakan sesuai dengan aturan yang berlaku sehingga publik tidak bertanya tanya lagi ini proyek apa. Nilainya berapa jangka waktu pekerjaan selesai kapan

Sehingga pekerjaan proyek ini tidak terindikasi Proyek tidak bertuan perkejaan pembangunan jalan ini adalah siluman dikerjakan Asal Asalan Yang penting meraup Untung besar.

Maka ada kesimpulan bahwa pekerjaan pembangunan jalan ini diduga sudah ada persengkokolan Antara rekanan kontraktor dengan pengguna Anggaran singkatnya

Peran PPK dan Pengawas Lapangan (Mengapa Tetap Terjadi?)

Jika PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dan pengawas lapangan dari Dinas PU (Pekerjaan Umum) sudah ada namun tidak menegur atau membiarkan tidak ada papan nama, hal ini mengindikasikan:

Pengawasan Lemah: Pengawas tidak menjalankan fungsi pengawasan preventif untuk meminimalkan kesalahan lapangan.

Pembiaran (Maladministrasi): Pihak PPK terkesan membiarkan kontraktor mengabaikan aturan, yang menunjukkan kurangnya integritas.

Saat berita naik saat ini kami dari media dan LSM masih mencari dan mengkonfirmasi pihak Kontraktor (Rekanan) agar berita bisa di Klarifikasi singkatnya (edi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *