PKN Lakukan Demosntrasi Untuk Menuntut Dugaan Korupsi di Disdik Jatim

 

SURABAYA//SuaraIndinesia.Online

Lembaga Pemantau Keuangan Negara (PKN) melakukan aksi demonstrasi di gedung KIP, POLDA, dan INSPEKTORAT JATIM. Selasa, (24/01/23).

Aksi turun jalan ini berkaitan dengan adanya indikasi korupsi di Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Pada Tahun Anggaran 2017 berupa Belanja Peralatan dan Mesin yang hingga kini belum ada kepastian hukum.

Belanja tersebut ialah pengadaan alat-alat bengkel CNC dan Printer (SMK) yang ditetapkan dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. 17.475.000.000 dan HPS ditetapkan sebesar Rp. 17.474.400.000 dan di duga ada kerugian negara hingga 1.5 Milyar.

Adapun tuntutan PKN ialah ;
1. Segera Memproses dugaan Korupsi ini sampai ke Persidangan Tindak Pidana Korupsi.
2. Mendesak Inspektorat agar segera Melaporkan Hasil Penghitungan kerugian Negara yang di temukan dalam Laporan dugaan Korupsi ini.

Kepala Komisi Informasi Publik Provinsi Jawa Timur (Imaduddin) mengatakan, “Keterlambatan respon bukanlah keberpihakan, namun karena panitera pengganti yang KIP miliki hanya 1 orang dan sengketa informasi yang masuk dan harus kami tangani banyak,” jelasnya saat menemui demonstran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *