Langkat. Suaraindonesia.online- Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Kabupaten Langkat sekaligus tokoh Melayu yang berasal dari Teluk Aru, Samsul Rizal atau Samrai, menyampaikan pesan penting agar generasi saat ini terus menjaga dan meneruskan nilai-nilai perjuangan para pendahulu.
Samsul Rizal menyampaikan hal tersebut saat berada di atas panggung dalam kegiatan peringatan Brandan Bumi Hangus di Lapangan Petrolia Pertamina RU II P. Brandan, Kamis (13/8/2026).
Dalam kesempatan itu, ia tampak didampingi Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti bersama sejumlah tokoh dan masyarakat yang hadir.
Peristiwa Brandan Bumi Hangus merupakan salah satu catatan penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Pada 13 Agustus 1947, rakyat dan para pejuang di Pangkalan Brandan mengambil keputusan untuk membumihanguskan instalasi perminyakan agar tidak dikuasai oleh Belanda.
Brandan Bumi Hangus
Peristiwa tersebut kemudian dikenang sebagai simbol pengorbanan rakyat Langkat dalam mempertahankan kemerdekaan.
Bagi masyarakat Pangkalan Brandan, peristiwa tersebut bukan sekadar cerita masa lalu. Brandan Bumi Hangus menjadi warisan sejarah yang mengandung nilai keberanian, pengorbanan, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air.
Dalam penyampaiannya, Samsul Rizal atau yang akrab disapa Samrai, menekankan pentingnya menjadikan sejarah Brandan Bumi Hangus sebagai inspirasi bagi generasi sekarang.
Menurutnya, perjuangan para pendahulu tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi harus diwujudkan melalui semangat membangun daerah dan menjaga persatuan masyarakat.
“Semangat perjuangan para pendahulu harus kita lanjutkan dengan cara kita hari ini. Bukan lagi dengan mengangkat senjata, tetapi dengan membangun pendidikan, memperbaiki infrastruktur, mengembangkan ekonomi masyarakat, serta menjaga persatuan,” ujar Samrai.
Dalam kesempatan tersebut, Samrai juga meminta agar Universitas Republik Indonesia (URI) segera diwujudkan di Kabupaten Langkat. Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi dapat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Langkat.
Samrai mendorong Pemerintah Kabupaten Langkat untuk melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat dan Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, agar Langkat, khususnya di areal Pertamina RU II Pangkalan Brandan, didirikan Universitas Republik Indonesia (URI), melihat di area tersebut cukup luas dan layak untuk didirikan URI.
Pewarta: Robby







